Menentukan watt

Menghitung biaya listrik lampu per bulan

Rumusnya cuma satu baris, dan hasilnya sering bikin kaget: lampu jarang jadi penyebab tagihan naik. Baca dulu sebelum mengganti semua lampu di rumah.

Tim Produk AVANA·Bacaan 2 menit·Terbit 7 September 2026·Diperbarui 7 September 2026

Menghitung biaya listrik lampu per bulan

Banyak orang mengganti semua lampu karena tagihan naik, lalu kecewa karena tagihannya tidak turun banyak. Hitungan di bawah menjelaskan kenapa.

Rumusnya

Satu baris: Watt dibagi 1000, dikali jam per hari, dikali 30, dikali tarif per kWh.

Tarif rumah tangga golongan umum sekitar Rp 1.445 per kWh. Jadi lampu 12 Watt yang menyala 6 jam sehari:

12 / 1000 x 6 x 30 x 1.445 = Rp 3.121 per bulan

Tiga ribu rupiah. Satu titik lampu di ruang tamu, sebulan penuh.

Contoh rumah tiga kamar

Rumah dengan sepuluh titik lampu, semuanya sudah LED:

RuanganDayaJam per hariBiaya per bulan
Ruang tamu18 Watt6 jamRp 4.681
Ruang makan12 Watt4 jamRp 2.081
Dapur18 Watt3 jamRp 2.340
Kamar utama12 Watt3 jamRp 1.561
Kamar anak (2)9 Watt x 24 jamRp 3.121
Kamar mandi (2)7 Watt x 21 jamRp 607
Teras7 Watt12 jamRp 3.641
Lorong5 Watt5 jamRp 1.084
Total95 Watt-Rp 19.116

Sekitar sembilan belas ribu rupiah per bulan untuk seluruh lampu rumah. Kalau tagihan listrikmu tujuh ratus ribu, lampu menyumbang di bawah tiga persen.

Yang mengejutkan dari hitungan ini

Dua hal yang biasanya tidak diduga.

Pertama, lampu teras paling mahal, padahal wattnya kecil. Lampu tujuh Watt yang menyala dua belas jam makan listrik lebih banyak dari lampu delapan belas Watt yang menyala tiga jam. Untuk biaya, jam nyala lebih berpengaruh daripada wattnya.

Itu sebabnya lampu teras adalah tempat pertama yang layak diberi sensor cahaya otomatis. Wattnya kecil, tapi jam nyalanya paling panjang dan paling sering lupa dimatikan.

Kedua, kalau tagihanmu naik, penyebabnya hampir pasti bukan lampu. Satu AC 1 PK yang menyala delapan jam sehari memakan sekitar Rp 260.000 per bulan, tiga belas kali seluruh lampu rumah. Pemanas air, pompa, dan kulkas tua juga jauh di atas lampu.

Kalau lampu lama masih pijar atau neon

Cerita berubah kalau lampumu belum LED. Rumah yang sama dengan bohlam pijar memakai sekitar 760 Watt, bukan 95. Biayanya sekitar Rp 153.000 per bulan, delapan kali lebih besar. Di situ penggantian memang sangat terasa.

Berapa lama balik modal

Contoh satu titik: bohlam pijar 75 Watt diganti LED 9 Watt, menyala 6 jam sehari.

  • Pijar: 75 Watt, sekitar Rp 19.507 per bulan
  • LED: 9 Watt, sekitar Rp 2.341 per bulan
  • Hemat: sekitar Rp 17.166 per bulan

Dengan harga bohlam LED di kisaran dua puluh sampai tiga puluh ribu, modalnya kembali dalam satu sampai dua bulan. Setelah itu hemat terus selama 25.000 jam ke depan.

Jadi kesimpulannya begini: kalau lampumu masih pijar atau neon, ganti sekarang. Kalau sudah LED, mengganti ke LED lain hampir tidak berpengaruh ke tagihan, dan alasan menggantinya harus yang lain, misalnya warna cahaya atau umur pakai.

Baca juga: Ganti bohlam lama ke LED tanpa salah watt · Lumen atau watt: mana yang menentukan terang

Daylight Sensor Bulb

Untuk lampu teras yang jam nyalanya paling panjang. Nyala sendiri saat gelap, mati sendiri saat pagi, tanpa saklar dan tanpa timer.

Lihat detail
Tim Produk AVANA

Menyusun panduan dari pertanyaan yang masuk ke tim penjualan dan layanan pelanggan AVANA, lalu dicek ulang terhadap data katalog resmi.

Lanjut baca

Semua tulisan
Tanya kami