
Untuk usaha
Pencahayaan toko: bikin barang terlihat seperti aslinya
Lampu yang kurang pas bikin barang kelihatan kusam, dan pembeli jarang sadar kenapa. Ini tiga lapis cahaya di toko dan angka CRI yang perlu dicek.
Untuk usaha
Kuncinya: bagian depan lebih terang dari bagian dalam. Ini tiga titik yang perlu kena cahaya, dan urutannya kalau anggaran terbatas.

Pernah lihat dua warung bersebelahan yang sama-sama enak, tapi yang satu jauh lebih ramai? Kadang bedanya ada di cara lampunya dipasang.
Mata orang yang lewat membandingkan warungmu dengan sekitarnya. Yang tertangkap adalah perbedaan terangnya.
Kalau terangnya sama rata dari depan sampai belakang, dari jalan warungmu kelihatan datar. Tidak ada yang menarik mata, jadi orang lewat begitu saja.
Kalau bagian depan lebih terang dari bagian dalam, matanya punya tempat untuk berhenti. Warungmu kelihatan hidup dan sedang buka.
Aturan praktisnya: bagian depan harus jelas lebih terang dari bagian dalam. Tidak perlu seluruh warung ditambah lampu.
Urutannya penting, dan kebanyakan warung mengerjakan yang ketiga lebih dulu.
Satu, papan nama. Kalau papannya gelap, nama warungmu tidak terbaca dari jarak sepuluh meter. Satu Floodlight 10 atau 20 Watt yang diarahkan ke papan sudah cukup, dan itu perubahan paling murah yang paling terasa.
Dua, satu meter dari pintu atau meja depan. Ini area tempat orang berhenti dan memutuskan. Pastikan area ini yang paling terang di seluruh warung.
Tiga, dagangan yang dipajang. Gorengan, sate, kue. Cahaya harus mengarah ke barangnya, bukan ke lantai di depannya.
| Jenis warung | Warna cahaya | Titik utama |
|---|---|---|
| Warung makan | 3000K | Meja pajangan makanan |
| Warung kopi | 3000K | Meja bar dan area duduk |
| Warung kelontong | 6500K | Rak, supaya kemasan terbaca |
| Warung sayur dan buah | 4000K CRI tinggi | Meja dagangan |
| Warung pulsa dan aksesori | 6500K | Lemari kaca display |
| Warung bensin atau tambal | 6500K | Area kerja dan papan nama |
Tabel di atas punya satu pola: yang dijual makanan pakai cahaya hangat, yang dijual barang pakai cahaya putih.
Alasannya sederhana. Makanan didominasi warna merah dan cokelat, dan cahaya hangat memantulkan warna itu lebih kuat. Barang dalam kemasan butuh labelnya terbaca, dan itu perlu cahaya putih.
Warung kelontong yang pakai cahaya kuning membuat kemasan putih terlihat kusam dan tulisan kecil susah dibaca. Warung makan yang pakai cahaya putih membuat gorengan terlihat seperti sudah dingin.
Urutan ini yang paling cepat terasa, dari yang paling murah:
Lampu dipasang di depan dagangan, bukan di atas atau di belakangnya. Akibatnya pembeli berdiri di antara lampu dan barang, dan bayangan badannya sendiri menutupi apa yang mau dia lihat. Pasang lampu di atas atau di dalam rak, jangan di seberangnya.
Baca juga: Pencahayaan toko: bikin barang terlihat seperti aslinya · Kenapa makanan terlihat lebih menggugah di cahaya hangat
Sebaran sampai 220 derajat dari satu titik, jadi cahaya sampai ke ujung meja tanpa menambah titik lampu. Tersedia 5 sampai 80 Watt.

Untuk usaha
Lampu yang kurang pas bikin barang kelihatan kusam, dan pembeli jarang sadar kenapa. Ini tiga lapis cahaya di toko dan angka CRI yang perlu dicek.

Untuk usaha
Patokannya tinggi plafon dan pekerjaan yang dilakukan di bawahnya. Lengkap dengan batas angkanya dan contoh hitungan dua gudang.

Warna cahaya
Angka Kelvin menentukan ruangan terasa hangat atau fokus. Salah pilih bikin kamar tidur terasa seperti ruang tunggu, dan bikin barang di toko terlihat kusam.
KATALOG 2026
PDF 21 halaman, 1,5 MB. Isinya semua lampu AVANA, lengkap dengan ukuran dan kode SKU.
Kalau belum mulai, tekan tombol di bawah.
Unduh katalog lagi Lihat semua produk