
Untuk usaha
Menata cahaya warung supaya terlihat ramai dari jalan
Kuncinya: bagian depan lebih terang dari bagian dalam. Ini tiga titik yang perlu kena cahaya, dan urutannya kalau anggaran terbatas.
Untuk usaha
Lampu yang kurang pas bikin barang kelihatan kusam, dan pembeli jarang sadar kenapa. Ini tiga lapis cahaya di toko dan angka CRI yang perlu dicek.

Toko yang lampunya tertata terasa lebih mahal daripada toko yang lampunya banyak. Kuncinya ada di susunan dan jenis lampunya.
Toko yang tertata punya tiga lapis, dan kebanyakan toko kecil hanya punya satu.
Lapis pertama, cahaya umum. Menerangi seluruh ruangan supaya orang bisa jalan dan melihat. Biasanya lampu plafon atau tube. Ini yang dimiliki semua toko.
Lapis kedua, cahaya rak. Menyorot barang yang dijual, bukan lantai. Striplight di bawah rak atau spotlight yang diarahkan ke display. Ini yang paling sering tidak ada, padahal paling berpengaruh ke penjualan.
Lapis ketiga, cahaya penanda. Menyorot satu titik yang kamu mau orang lihat pertama: produk unggulan, papan promo, atau area kasir. Satu atau dua titik saja.
Di toko, ada satu angka yang sering terlewat: CRI, ukuran seberapa jujur lampu menampilkan warna. Skalanya sampai 100, dan cahaya matahari itu 100.
Lampu CRI rendah membuat warna merah jadi kusam dan warna kulit jadi pucat. Pelanggan tidak tahu sebabnya, mereka hanya merasa barangnya kurang segar atau kurang bagus.
Untuk toko, cari CRI di atas 80. Untuk yang jualannya bergantung pada warna, seperti kain, kosmetik, daging, atau buah, cari di atas 90.
| Jenis toko | Warna cahaya | Yang diprioritaskan |
|---|---|---|
| Toko bangunan atau listrik | 6500K | Terang merata, orang bisa baca label dan kode barang |
| Minimarket atau kelontong | 6500K | Cahaya rak, supaya kemasan terbaca dari jauh |
| Toko kain atau pakaian | 4000K CRI tinggi | Warna kain jujur, tidak bergeser di bawah lampu |
| Warung makan | 3000K | Makanan terlihat menggugah, orang betah duduk |
| Toko buah atau daging | 4000K CRI di atas 90 | Kesegaran terlihat, warna merah tidak kusam |
| Butik atau galeri | 3000K plus spotlight | Suasana hangat, barang unggulan disorot |
| Bengkel | 6500K | Terang di area kerja, tidak ada sudut gelap |
Untuk toko yang menghadap jalan, ada satu hal yang sering terlewat: bagian depan harus lebih terang dari bagian dalam.
Mata orang yang lewat menilai dari kontras. Kalau depan dan dalam tokomu sama terangnya, dari jalan tokomu kelihatan biasa saja. Kalau depannya lebih terang, toko lebih menarik perhatian dan jelas kelihatan sedang buka.
Cara paling murah: tambah satu atau dua titik di area satu meter dari pintu, dan pastikan papan namanya kena cahaya. Tidak perlu menambah lampu di seluruh toko.
Kalau cuma bisa satu langkah: tambah cahaya rak, jangan tambah cahaya umum. Kalau bisa dua: cahaya rak, lalu terangkan bagian depan toko. Cahaya umum biasanya sudah cukup di toko yang sudah berjalan.
Baca juga: Menata cahaya warung supaya terlihat ramai dari jalan · Kenapa makanan terlihat lebih menggugah di cahaya hangat
Sebaran sampai 220 derajat dari satu titik, jadi cahaya sampai ke rak paling ujung tanpa menambah titik lampu. Tersedia sampai 80 Watt untuk toko berlangit tinggi.

Untuk usaha
Kuncinya: bagian depan lebih terang dari bagian dalam. Ini tiga titik yang perlu kena cahaya, dan urutannya kalau anggaran terbatas.

Untuk usaha
Patokannya tinggi plafon dan pekerjaan yang dilakukan di bawahnya. Lengkap dengan batas angkanya dan contoh hitungan dua gudang.

Warna cahaya
Angka Kelvin menentukan ruangan terasa hangat atau fokus. Salah pilih bikin kamar tidur terasa seperti ruang tunggu, dan bikin barang di toko terlihat kusam.
KATALOG 2026
PDF 21 halaman, 1,5 MB. Isinya semua lampu AVANA, lengkap dengan ukuran dan kode SKU.
Kalau belum mulai, tekan tombol di bawah.
Unduh katalog lagi Lihat semua produk